Tampilkan postingan dengan label Black & White Effect. Tampilkan semua postingan
Membuat Foto Keren Dengan Selective Color
.jpg&container=blogger&gadget=a&rewriteMime=image%2F*)
Assalamu 'alaikum sobat lemonade yang manis kecutnya kecium ampe kesini. . :D
Pada postingan kali ini, saya selaku toke di lemonade photography akan berbagi kepada teman-teman semua sedikit pengetahuan dari photoshop yaitu tentang selective color. Mungkin bagi sebagian teman-teman, artikel ini sudah sangat biasa dan pasaran. Namun tidak sedikit juga yang masih bertanya-tanya tentang kerennya hasil foto melalui cara selective color.
Oke, sebenarnya apa sih selective color itu ? jawaban paling mudah adalah contoh foto saya diatas (semua tampak hitam putih kecuali kacamata dan warna jubah dari sweeter saya yang kelihatan berwarna). Dalam pengertian luas, selective color adalah efek untuk mengubah warna bagian foto sesuai keinginan kita. Namun untuk keperluan artikel ini, kita akan batasi hanya pada foto hitam putih dengan sentuhan warna di obyek utama. Biasanya efek ini digunakan untuk memperkuat dan menonjolkan obyek utama.
Selective color yang saya maksud diatas bisa dilakukan secara mudah dan cepat (walaupun terkadang lama, tergantung kompleksitas foto) menggunakan photoshop CS4. Tapi pada intinya sobat sendiri yang menentukan tingkat kesulitan efek ini. Oke sob, daripada penasaran langsung aja kita mulai langkah demi langkah, Cekidoot :
1. Buka foto berwarna anda di photoshop
2. Tambahkan adjustment layer (lokasi ada di pojok kanan bawah) -> pilih channel mixer
3. Dipanel adjustment yang baru muncul, centang di kotak “monochrome” lalu masukkan besaran seperti ditunjukkan dibawah ini:
4. Foto anda akan berubah jadi hitam putih:
5. Pilih foreground hitam: pencet X di keyboard anda
7. Aktifkan brush, pencet B di keyboard anda. Lalu mulailah sapukan brush di area yang ingin dikembalikan warnanya (saya mulai dari menyapukan brush di balon yang dipegang anak)
8. Agar sapuan brush anda tidak “meluber” kemana-mana, perbesar (zoom in) foto. Atau anda juga bisa mengubah-ubah ukuran brush. Pencet ctrl+[ (memperkecil ukuran brush) atau ctrl+] (memperbesar brush) sehingga sapuan anda lebih halus dan presisi. Proses mengembalikan warna ini memang paling lama dan membutuhkan kesabaran. Setelah selesai simpan hasil akhirnya.
9. Oke, ini hasil akhirnya. Taaaaa...Raaaaaaaaaaaaaaa... ^^
Emmmm. . . Gimana sob ??? mudah, indah dan menggugah selerakan ??? Pastinya asob-asob sekalian wajib mencobanya (bagi yang belum pernah nyoba) :D. Bukan untuk tujuan lain, melainkan untuk menambah keunikan koleksi foto-foto sobat sekalian.
Namun sebelum asob-asob pada nyoba, sebaiknya sobat lihat dulu beberapa hasil foto selective color yang fantastik hasil tangan saya sendiri. Disini saya memakai foto saya sendiri sebagai objek dan pastinya dibantu oleh dua orang model saya yang cantik-cantik yaitu Mbak Vina dan Mbak Widya serta aplikasi adobe Photoshop CS4. . .Silahkan :)
Sebagai catatan buat sobat semua, selective color bisa dilakukan dengan banyak metode lainnya, cara diatas hanyalah salah satunya. Dan juga bisa dilakukan dengan aplikasi editor lain seperti adobe lightroom dll. Selamat mencoba ^^
Jangan lupa lihat juga artikel :
Black & White Collaborationsdan Bermain Dengan Black & White Effect
Little Touch For Better Performance
Black & White "Si Dua Warna yang Menggugah Selera"
Black & White photography (BW) telah ada sejak jaman nenek moyang kita masih muda belia. Teknik ini memiliki keistimewaan tersendiri. Teknik ini mampu memberikan kesan dramatis pada foto. BW mampu membuat foto lebih bercerita.
Disamping itu, pemilihan teknik BW ini dapat menambah sisi romanticdan classic.
Salah satu keistimewaan teknik BW ini adalah kemampuannya menampilkan sisi abstrak dari sebuah foto yang tidak bisa didapatkan dengan foto berwarna.
Berikut ini ada beberapa cuplikan foto-foto Black & White dari Lemonade, Cekidooootttt. . .
Gimana Gan ???
Foto dua warna ini sangat menghibur mata kan ????
Pengertian Black And White Effect
Assalamu 'alaikum sobat Lem-Pho sekalian alam.
Pada postingan kali ini, saya akan menjelaskan sedikit tentang Black and White Effect untuk sebuah photo. Namun sebelum itu, ada baiknya kita tahu dulu apa sih sebenarnya Black and White Effect itu ?? dan kapan Black and White Effect dapat diterapakan. tanpa memperpanjang mukadimah yang membuat tangan saya pegal, langsung saja kita ke TE-KA-PEE. . .
Black and White Effect adalah suatu Effect sederhana yang hanya terdiri dari dua jenis colour aja, yaitu hitam dan putih. Effect ini sering juga disebut effect B&W atau Effect TV jadul. Meskipun effect ini terbilang sangat simple, namun effect ini termasuk salah satu jenis effect yang sangat diminati dan digemari didunia photografi. Bahkan effect jadul ini banyak diterapkan oleh para fotografer untuk membuat sang model seperti berada di jaman perang dunia II :D
KAPAN B&W DITERAPKAN ???
KAPAN B&W DITERAPKAN ???
Setelah sobat mengetahui apa arti dari B&W Effect, hal selanjutnya
yang terpikirkan adalah kapan waktu yang tepat untuk menerapkan B&W
Effect dan foto jenis apa yang paling
cocok kalau di BW-in atau dibuat hitam putih. Menurut saya, semua jenis
fotografi (dari portrait, landscape, candid, dll) bisa dibuat hitam
putih dengan hasil yang unik dan bagus. Tapi ada juga foto yang lebih
kuat kalau ditampilkan berwarna. Berikut ini tips-tips dan contoh kapan
foto B&W terasa lebih kuat untuk foto-foto tertentu. Cekidoootttt. . .
A. WARNA BISA MENGGANGGU
Biasanya, saya mengubah foto menjadi Black & White karena ada
warna yang terlalu mencolok di latar belakang, sehingga bisa mengganggu
fokus pemirsa dari subjek yang ingin ditonjolkan. Ini salah satu
sebabnya banyak fotografi jenis candids, street photography atau
fotojurnalistik yang diubah menjadi B&W. Penyebab utamanya adalah
karena saat memotret, fotografer tidak bisa sepenuhnya mengendalikan
elemen-elemen warna di latar belakang. Dengan mengubahnya menjadi
B&W, fokus pemirsa akan lebih ke subjek foto (jagoannya) dan isi
foto.
| Atraksi akrobatik pengisian teh di Chengdu, Sichuan, Cina. Konversi B&W membuat fokus pemirsa lebih ke subjek |
B. FOKUS KE TEKSTUR, BENTUK DAN PENCAHAYAAN
Ketika kita menghilangkan elemen warna. Kita secara otomatis
meningkatkan perhatian pemirsa ke tekstur, bentuk dan pencahayaan. Maka
itu, foto B&W sering juga untuk dipakai untuk foto pemandangan.
Terutama saat tekstur, pencahayaan lagi dramatis-dramatisnya. Contohnya
seperti formasi awan yang dramatis, pencahayaan dari belakang
(backlight), atau tekstur dan bentuk alami dari fenomena alam.
| B&W meningkatkan fokus ke tekstur, pencahayaan dan bentuk alami sebuah pemandangan/landscape |
| Cahaya dari atas, belakang membuat tekstur pohon-pohon di taman nasional Huang Long menjadi sangat jelas dan dramatis |
C. SUASANA KLASIK
B&W juga bagus untuk foto-foto bernuansa klasik / timeless. Foto
seperti bangunan tua (candi, gedung tua, reruntuhan, pelabuhan tua)
semuanya bisa dibuat suasananya seperti di masa lalu dengan konversi
B&W. Hal ini karena saat melihat B&W, kesan masa lalu dan
nostalgia lebih kental daripada foto berwarna. Dalam sejarah fotografi,
meskipun sudah ditemukan sejak akhir abad ke-19, foto warna baru
digunakan secara luas setelah tahun 1960an.
| Cahaya dari atas, belakang membuat tekstur pohon-pohon di taman nasional Huang Long menjadi sangat jelas dan dramatis |
D. PORTRAIT
Dan yang terakhir, B&W juga bisa untuk diaplikasikan ke portrait
(foto orang) ketika kita ingin lebih menonjolkan karakter dan ekspresi
dari subjek foto daripada hal-hal lainnya.
| Putri Blouvia Felicia Bulan S. |
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa untuk membuat foto menjadi B&W memang sangat mudah dan mengasyikkan. Karena di mana semua objek kehilangan
warna, yang tersisa hanya nada gelap/terang yang membentuk dimensi suatu
benda yang sangat ditentukan oleh karakter dan intensitas cahaya yang
mengenainya.
Di era digital seperti sekarang ini, untuk membuat foto B&W sebaiknya sobat memotretnya
dengan mode warna, agar mendapat varian nada yang lebih kaya ketimbang
memotretnya dengan mode monochrome. Karena untuk mengubah foto warna ke B&W bukan hanya sekedar mengubah setting Monokrom di kamera atau mengubah foto menjadi Grayscale di Photoshop dengan menu Image>mode>grayscale. Tapi ada teknik khususnya yaitu dengan mengatur color mix untuk menerangkan atau menggelapkan warna tertentu. Saya sendiri biasanya mengunakan Adobe Photoshop untuk mengubah foto berwarna menjadi B&W.
Selain itu, agar tampilan foto yang kita edit mendapat finishing yang bagus, unik, menarik bahkan langka, ada baiknya sobat sekalian berimajinasi dan berkreasi seindah mungkin yaitu dengan menggabungkan photo yang B&W dengan photo yang berwarna (tapi masih tetap dalam satu jenis photo yang sama). Atau sobat bisa juga menyulapnya menjadi foto manipulasi dan lainnya sebagainya. Semua itu sangat tergantung pada keinginan, kreativitas serta ide gokil dari isi kepala sobat sekalian. Jadi teruslah berusaha, karena "untuk menjadi indah, itu tak harus mewah. . ." :)
Jika penasaran dan ingin melihat foto B/W hasil lembut jemari saya, silahkan mampir ke gallery saya.





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)












.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)




.jpg)
.jpg)
