WELCOME

Selamat datang di LEMONADE PHOTOGRAPHY. jika anda menyukai artikel-artikel saya, jangan lupa tinggalkan jempol anda (LIKE) atau komentar sebagai oleh-oleh. Terima kasih telah mengunjungi dan Selamat melihat-lihat... HOPE YOU LIKE THAT. :)

YANG LAGI ANGET :





ORIGIN VISITOR :

TRANSLATOR

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Diberdayakan oleh Blogger.
muhammad yanis On Senin, 23 Februari 2015

Assalamu ‘alaikum sobat LemPho sekalian alam. . .

Pada kesempatan yang emang selalu bahagia seperti ini, ane akan kembali mengajak mata kalian untuk menikmati beberapa cuplikan dari perjalan ane di kota mati. Sebenarnya bukan perjalan ane juga si (karena ane emang netap disini hehe). Tapi demi menjadi guide kalian di dunia maya, ane rela melakukan hal yang melelahkan ini.

JANTHO again. . . ????
yupzzzz… kota sepi yang satu ini emang selalu menyimpan berjuta keindahan ilahi. Gimana nggak ne guys, akhir-akhir ini, di kota yang terkenal dengan sebutan kota mati ini mulai banyak diminati, dinikmati dan dikunjungi oleh para  muda mudi. Tak terhitung dari pelosok mana saja mereka berasal, yang jelas tiap hari libur, tempat ini pasti ada yang datangi. Dimanakah tempat ini ?? mari kita simak dengan seksama uraian dibawah ini. :D

Menapaki beberapa kilometer ke arah timur Kota Jantho, ente ente akan menemukan sebuah desa yang bernama Jalin. Desa yang dulunya sepi dan bahkan nggak ada yang ngunjungi (kecuali orang yang berkebun didaerah itu atau pribumi) akhir-akhir ini menjadi sebuah object wisata yang woww hebohnya. Sebenarnya apa si yang special di desa ini sehingga bejibun orang memenuhi tempat ini untuk mengisi waktu liburnya? Nah usut punya usut, ternyata didesa ini terdampar bukit barisan yang sangat menenangkan sekaligus menyenang apabila kita berhasil mendakinya. Hal ini pula yang menjadi biang kerok mengapa para remaja tergila-gila untuk datang ketempat ini hanya demi foto selvie meskipun keringat dan pegal menjadi tumbalnya.

Oke guys, Perjalanan ke bukit jalin ini dimulai dengan melewati jalanan bebatuan yang sedikit berantakan. Setelah kecium aroma alam, ente akan nemuin sebuah tempat parkiran yang dibuat oleh waga setempat tepatnya disebelah kiri jembatan. Selanjutnya ente akan melewati jembatan dan bersua dengan jalan setapak yang menuntun ente ujung bukit. Nah, disinilah kekuatan kaki anda akan di uji. Jalur perjalanan yang licin dan terjal akan setia mengantarkan anda sampai ketujuan. Ooo iya guys ane lupa bilang, kalo ente kesini, jangan lupa bawa bekal terutama air mineral (kalo perlu bawa dispenser :D). Dan yang pastinya jangan lupa bawa kemera atau gadget lainya yang mampu di ajak kompromi untuk selvie. Karena perjalan seperti ini, mungkin takkan terulang kedua kali.

Sekian dan selamat menikmati. . .













































Gimana ne Guys ?? very awasome bukan ???

Buat ente ente yang belum pernah kesini. . . masih penasaran dan berdiam diri, ataukah bergegas lari menuju bukit ini ?? yang pasti, ane tunggu kedatangan ente di kota ini. . .

“Lets visiting, Lets go to hunting”

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments